18.5.10

Mystery of The Ghost Solved

Mystery: The infamous photo of the Wem Ghost, showing a girl in the fire at Wem Town Hall in November 1995
It was an image hailed as compelling evidence for the existence of ghosts. As a town hall was being destroyed by fire, an apparition of a little girl - standing behind a rail and surrounded by flames - was apparently captured on camera.

The picture was taken by Tony O'Rahilly, a sewage farm worker and keen photographer, as he stood across the road among a crowd watching the 90-year-old building in Wem, Shropshire, burn down in November 1995.

The legend of the Wem Ghost was born. But 15 years on, a pensioner has come forward to cast doubt on the spectre.

Brian Lear, 77, said the 'ghost' bears a distinct likeness to a girl standing in a doorway in a photo of Wem's high street. This was used on a postcard dating from 1922.

Mr Lear, a retired engineer from Shrewsbury, spotted the image when it was reproduced last week as part of a nostalgia item in a local paper.

'I was intrigued to find that she bore a striking likeness to the little girl featured as the Wem Ghost,' he said.

'Her dress, bonnet and ribbon appear to be identical.'

In 1995 the 'ghost' image created international headlines. There was local speculation that the girl was 14-year-old Jane Churm, who accidentally started a disastrous fire in Wem in 1677. The cause of the 1995 fire remains a mystery. Mr O'Rahilly died of a heart attack in 2005.

Local councillor Peggy Carson, who knew him, said she believed the stress caused by interest in his picture contributed to his death.

Local historian Tom Edwards, 69, said: 'He always maintained that the picture was genuine and I believe him.'

Photographic experts have suggested that the 'ghost' image was a trick of the light caused by the fire.

However, Greg Hobson, the curator of photographs at the National Media Museum in Bradford, said: 'The postcard offers pretty conclusive proof that this is a hoax.

'I think we can say the mystery has been solved.'

Mr Hobson said the technique used to produce the doctored photograph was probably similar to one used by Edwardian era mediums who purported to capture images of spirits with their relatives during the relatives' consultations as a way of boosting their credibility.

The mediums would first ask for a photograph of the deceased person, then take a picture of it in the back room. When the client returned later for a consultation, the image would already be partly exposed on to a glass plate.

Another picture would be taken of the client during the session and exposed on to the same plate, giving an image apparently showing the spirit of their relative visiting them during the seance.

Katak Kaca dari Ekuador


Para ilmuwan dari organisasi lingkungan hidup Conservation International (CI) dalam penelitian keragaman hayati di Hutan Lindung Nangaritza Ekuador dekat perbatasan Peru menemukan katak kaca atau kristal yang disebut Hyalinobatrachium pellucidum.

Jenis amfibi ini berukuran lebih kecil dari kuku jari dan berkulit transparan sehingga organ dalamnya tampak dari luar. Satwa ini tergolong terancam punah.

Di lokasi yang sama, peneliti dari CI juga menemukan paling tidak 15 fauna dan flora yang tergolong baru bagi khazanah ilmiah.

Di dunia diperkirakan terdapat 14 juta flora-fauna, yang telah teridentifikasi manusia hanya sekitar 1,8 juta.

Tujuan dari penelitian selama tiga minggu tersebut adalah untuk mengidentifikasi spesies dan menyusun rekomendasi konservasi untuk kemungkinan pengembangan ekowisata di hutan itu.

Mereka juga mengungkapkan bahwa serangga dan katak yang ditemukan berpotensi medis. Survei kelayakan populasi diperlukan untuk melihat potensi lain di hutan itu. (Conservation International)

7 Habits of Highly Successful Teens

For teens, life is not a playground, it's a jungle. And, being the parent of a teenager isn't any walk in the park, either. In his book, The 7 Habits of Highly Effective Teens, author Sean Covey attempts to provide "a compass to help teens and their parents navigate the problems they encounter daily."

How will they deal with peer pressure? Motivation? Success or lack thereof? The life of a teenager is full of tough issues and life-changing decisions. As a parent, you are responsible to help them learn the principles and ethics that will help them to reach their goals and live a successful life.

While it's all well and good to tell kids how to live their lives, "teens watch what you do more than they listen to what you say," Covey says. So practice what you preach. Your example can be very influential.

Covey himself has done well by following a parent's example. His dad, Stephen Covey, wrote the book The 7 Habits of Highly Successful People, which sold over 15 million copies. Sean's a chip off the old block, and no slacker. His own book has rung in a more than respectable 2 million copies sold. Here are his seven habits, and some ideas for helping your teen understand and apply them:

Be Proactive

Being proactive is the key to unlocking the other habits. Help your teen take control and responsibility for her life. Proactive people understand that they are responsible for their own happiness or unhappiness. They don't blame others for their own actions or feelings.

Begin With the End in Mind

If teens aren't clear about where they want to end up in life, about their values, goals, and what they stand for, they will wander, waste time, and be tossed to and fro by the opinions of others. Help your teen create a personal mission statement which will act as a road map and direct and guide his decision-making process.

Put First Things First

This habit helps teens prioritize and manage their time so that they focus on and complete the most important things in their lives. Putting first things first also means learning to overcome fears and being strong during difficult times. It's living life according to what matters most.

Think Win-Win

Teens can learn to foster the belief that it is possible to create an atmosphere of win-win in every relationship. This habit encourages the idea that in any given discussion or situation both parties can arrive at a mutually beneficial solution. Your teen will learn to celebrate the accomplishments of others instead of being threatened by them.

Seek First to Understand, Then to be Understood

Because most people don't listen very well, one of the great frustrations in life is that many don't feel understood. This habit will ensure your teen learns the most important communication skill there is: active listening.

Synergize

Synergy is achieved when two or more people work together to create something better than either could alone. Through this habit, teens learn it doesn't have to be "your way" or "my way" but rather a better way, a higher way. Synergy allows teens to value differences and better appreciate others.

Sharpen the Saw

Teens should never get too busy living to take time to renew themselves. When a teen "sharpens the saw" she is keeping her personal self sharp so that she can better deal with life. It means regularly renewing and strengthening the four key dimensions of life – body, brain, heart, and soul.

17.5.10

5 Makanan Pereda Stress

1. Daging sapi/Ayam

Daging AyamIkan Salmon Daging sapi yang mengandung vitamin B, zat besi dan Zinc sangat bermanfaat bagi tubuh kita untuk meredakan stress. Sedangkan daging ayam yang mengandung protein dan selenium akan membuat otak lebih berkonsentrasi dan juga dapat mengatur mood seseorang.

2. Ikan

Ikan yang banyak mengandung zat omega 3 dapat meningkatkan zat alamiah dalam tubuh yang dapat menjadi zat pereda stress, sehingga membuat tubuh dan otak lebih rileks. Biasanya ikan-ikan yang banyak mengandung zat omega-3 adalah ikan-ikan yang hidup di laut dalam.

Namun umumnya segala jenis ikan banyak mengandung vitamin B lengkap yang dapat membantu memproduksi zat yang memicu rasa "Bahagia" dan mengirimkan signal itu ke otak. Jadi umumnya orang-orang yang kekurangan vitamin B12 dapat lebih mudah terserang rasa depresi.

3. Sayuran Hijau

KemangiStrawberry Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli yang mengandung asam folic yang tinggi sehingga membantu meredakan stress, gelisah, depresi dan perasaan panik lainnya. Ada pula kemangi yang dapat membantu menurunkan kadar hormon pemicu stress di dalam tubuh.

4. Buah-buahan kaya anti oksidan

Buah-buahan yang kaya akan zat anti oksidan seperti bluberry, strawberry, pisang, anggur, dan cherry dapat langsung membantu kita meredakan stress yang melanda. Buah-buahan tersebut kaya akan vitamin C yang berfungsi menstimulasi hormon adrenalin untuk meredakan stress. Bahkan untuk buah Cherry yang mengandung zat anthocyanin berfungsi membantu tubuh menghasilkan perasaan bahagia.

5. Susu

Susu Susu mengandung kalsium dan sebagai anti oksidan yang dapat menghancurkan racun-racun yang masuk kedalam tubuh sehingga memicu stress.

sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/01/inilah-makanan-pereda-stress-hmm-nyam2.html

Penemuan Paling Menyebalkan

Menurut survei yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan Inggris, mesin karoke dinobatkan sebagai penemuan yang paling menjengkelkan.

Sebuah jajak pendapat yang diikuti oleh 2,500 orang dewasa di Inggris menemukan bahwa hampir 25 persen responden berharap mesin itu tak pernah ditemukan.

Temuan lain yang tak kalah menyebalkan bagi warga Britania adalah 24 jam saluran televisi olahraga, konsol game komputer, telepon selular dan alarm jam.

Diciptakan pada tahun 1971 oleh seorang musisi Jepang bernama Inoue Daisuke, karaoke, artinya "orkestra kosong". Mesin ini menjadi begitu populer di Asia sebelum akhirnya diperkenalkan ke seluruh dunia pada akhir tahun 1980.

Daisuke tak pernah mempatenkan penemuannya itu yang mengkombinasikan stereo mobil, boks koin dan pengeras suara, sebuah "kesalahan" yang membuatnya menghabiskan dana yang diperkirakan mencapai angka 100 juta Poundsterling.

Kane Kramer, direktur Perkumpulan Penemu Inggris, mengatakan, "Melihat mesin karoke berada di urutan paling atas dari daftar membuat saya tersenyum.

"Ketika orang-orang menyanyi di karoke, saat itu mereka sedang menikmati 'diri sendiri', namun ketika Anda duduk sebagai penonton dan menyaksikan seseorang dengan performa yang jelek, yang benar-benar tak menyenangkan untuk didengar, saat itu baru Anda merasa mesin ini menyebalkan."

Mesin karoke ini diperkenalkan di Britania oleh Ivor Arbiter, yang meninggal pada tahun 2005, dan putrinya Joanne, setelah mereka mengunjungi pameran niaga Jepang pada tahun 1987.

Joanne mengatakan, "Seperti dua sisi mata uang, mungkin kita sebal mendengar orang bersuara parau menyanyi dengan seenaknya, namun melalui mesin ini jutaan orang dapat mengetahui bahwa sebetulnya mereka memiliki talenta menyanyi."

Youfacester: Jaring Sosial Kloning Facebook


JAKARTA - Kepopuleran Facebook rupanya menarik minat salah seorang perancang web Indonesia untuk menciptakan situs jejaring sosial serupa Facebook bernama Youfacester.

Konon, penamaan situs Youfacester yang beralamat di www.youfacester.com ini merupakan paduan dari tiga nama situs jejaring sosial populer yaitu Youtube, Facebook, dan Friendster.

Saat ditelusuri okezone, situs bernama Youfacester ini nampak seperti hasil kloning Facebook. Bahkan si pembuatnya memang sengaja memperkenalkan Youfacester sebagai kloning Facebook. Pada sebelah kiri bawah halaman log in tertulis: Youfacester Indonesian, Facebook Clone Layout.

Jika di halaman log ini Facebook terdapat gambar peta dunia, Youfacester menjiplaknya dengan menyertakan gambar peta Inonesia.

Pengunjung situs jiplakan ini pun nampaknya sudah mulai banyak, meski begitu masih sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung situs Facebook atau Friendster.

Bentuk tampilannya memang didesain benar-benar mirip Facebook, namun beberapa aplikasi kontennya memang agak berbeda.

Meski diklaim bahwa situs ini merupakan Facebook-nya Indonesia, Youfacester sendiri masih menggunakan bahasa Inggris.

Menurut kabar, pada akhir Juli nanti akan segera hadir Youfacester dengan versi bahasa Indonesia dan beberapa versi bahasa lainnya. Hingga saat ini belum jelas siapa jati diri si pembuat situs kloning Facebook ini.

Seekor Rubah Curi 120 Sepatu


Seekor rubah betina mencuri lebih dari 100 sepatu di kota Foehren, Jerman, selama satu tahun belakangan.

Tanda gigitan kecil pada sepatu yang dikumpulkan tersebut menunjukkan semua sepatu itu kelihatannya dijadikan mainan oleh anak sang rubah.

Seorang pekerja hutan menemukan sepatu yang berceceran di dekat sarang rubah di kota kecil Foehren di Jerman barat. Pencarian lubang di dekat sarang itu membongkar "harta terpendam berupa tumpukan alas kaki" yang baru-baru ini dicuri pada malam hari melalui pintu depan rumah penduduk setempat.

"Semuanya ada, mulai dari sepatu perempuan sampai sepatu olahraga," kata juru bicara polisi setempat dilansir Xinhua, Senin (15/6). "Kami telah menemukan antara 110 dan 120 sepatu sejauh ini. Ada tanda gigitan kecil pada tali dan renda sepatu. Kelihatannya rubah betina mencuri semua sepatu tersebut buat mainan anaknya."

Nenek 55 Tahun Berenang Sejauh 26 KM



Seorang nenek berusia 55 tahun yang berasal dari tempat wisata Rotorua, North Island, Selandia Baru, berhasil menyeberangi Selat Cook dengan berenang dalam waktu 9 jam 23 menit, dan menjadi orang tertua yang melakukan tindakan tersebut.

Pam Dickson berhasil menempuh 26 kilometer, Jumat (20/3), dalam upaya pertamanya, kendati ia menderita hipotermia dan berenang berkeliling selama 800 meter terakhir karena ia sangat kedinginan dan kebingungan.

Pam mengatakan, temperatur air adalah 18 derajat ketika ia mulai berenang, tapi temperatur kemudian turun menjadi 16 derajat pada empat kilometer terakhir. Pemandunya, perenang kawakan Selat Cook, Philip Rush, mengatakan, tidak sah untuk mengenakan pakaian basah, termasuk di English Channel.

Ia mengatakan, penyeberangan Pam adalah "usaha besar" di tengah angin keras sampai 30 knot, yang membuat keadaan jadi sulit baik bagi perenang maupun awak pendukungnya.

Pam Dickson, ahli urut terapi dan nenek sembilan cucu, mengatakan, ia melompat kegirangan dengan prestasinya, tapi mungkin takkan beristirahat terlalu lama. Ia telah ikut dalam banyak lomba Ironman dan maraton dan sedang mempertimbangkan untuk mengikuti maraton Rotorua pada Mei mendatang.

Harapkan Hujan, Ratusan Orang Hadiri Pernikahan Sepasang Katak

ytho Adjianto On 3/28/2009 10:57:00 AM


Lebih dari 250 orang di daerah Banglades Utara menghadiri perkawinan dua katak. Perkawinan kedua katak itu dimaksudkan agar dapat mendatangkan hujan di kawasan tersebut.

Demikian disebutkan surat kabar lokal berbahasa Bengali, Jugantor, Jumat (27/3). ”Pengantin perempuan” dan ”pengantin laki-laki” datang dari desa tetangga yang berjarak 110 kilometer di sebelah utara Dhaka.

Para penduduk desa menyelenggarakan prosesi perkawinan sepasang katak tersebut karena daerah itu kekurangan air. Mereka menantikan datangnya musim hujan. Demikian dikisahkan seorang guru sekolah desa itu, Noor Mohamad Kalon, yang merupakan tamu dari sisi ”pengantin laki-laki”.

”Lebih dari 250 lelaki, perempuan, dan anak-anak menjadi tamu dalam perkawinan itu. Kami berdansa dan menyanyi,” ujar guru berusia 42 tahun itu. Dia menceritakan, dalam pesta perkawinan sang katak itu juga disediakan nasi, ikan, daging, dan manisan.

”Pengantin perempuan dan laki-laki berdandan dengan baju bagus. Kami memberi mereka berkat lalu melepaskan keduanya di kolam. Tadi malam sudah turun hujan, saya percaya itu akibat perkawinan kedua katak,” ungkapnya.

Kartu Pos Itu Tiba 47 Tahun Kemudian

Sebuah kartu pos yang dikirim seorang perempuan dari Negara Bagian Montana di barat laut AS memerlukan waktu 47 tahun untuk sampai ke Negara Bagian Ohio di timur laut AS. Kartu pos ucapan selamat ini ditemukan saat agen asuransi Dave Conn membuka kotak pos di Hudson, Ohio, pekan lalu dan menemukan kartu pos yang dikirim dari Helena, Montana, tahun 1962.

Kartu pos itu dikirim ke Marion White, penyewa kotak pos itu sebelumnya. White sudah meninggal dunia tahun 1988. Pada kartu pos tersebut, si penulis membubuhkan paraf ”Fran” sembari mengisahkan kehidupannya yang menyenangkan di Montana.

Setelah bertanya sana-sini, Conn memastikan kartu pos tersebut dikirim oleh Frances Murphey, teman perempuan White yang juga wartawan pada Akron Beacon Journal. Murphey meninggal dunia tahun 1998 pada usia 75 tahun.

Juru bicara Pos AS, Victor Dubina, mengemukakan, kartu pos ini kemungkinan terselip atau tertinggal di dalam kantong surat. Entah apa nasib selanjutnya dari kartu pos ini. Si pengirim dan penerimanya sudah meninggal dunia. Mungkin jadi koleksi kartu pos dari tahun 1960-an bagi Conn.